Call Center 0231 206330
Peran Dukun Bayi Dalam Menunjang Kesehatan Ibu Dan Anak
Peran Dukun Bayi Dalam Menunjang Kesehatan Ibu Dan Anak

Kasnodihardjo Kasnodihardjo, Lusi Kristiana, Tri Juni Angkasawati

Abstract

Abstrak
Hasil analisis Riskesdas 2010 menggambarkan bahwa Kabupaten Bantul Yogyakarta termasuk 10 besar dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang mempunyai Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) cukup baik yaitu sebesar 0,69148. IPKM yang merupakan komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan termasuk di dalamnya kesehatan ibu dan anak. Jika mendasarkan pada asumsi bahwa ada hubungan yang signifikan kemajuan ekonomi suatu masyarakat dengan tingginya status kesehatan masyarakat maka untuk daerah Bantul menjadikan suatu pertanyaan, karena jumlah keluarga pra-sejahtera atau keluarga miskin di kabupaten tersebut masih cukup tinggi. Oleh karena itu perlu diungkap berbagai faktor endogen; salah satunya faktor sosial budaya yang diduga ikut berperan menunjang status kesehatan masyarakat di kabupaten tersebut. Daerah penelitian dikonsentrasikan di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Bantul Yogyakarta, yang mana kasus kematian bayi dan balita sedikit. Data berupa berbagai informasi budaya kaitannya dengan KIA dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu-ibu yang sedang hamil, ibu-ibu pernah melahirkan dan atau sedang mempunyai bayi atau anak balita, sejumlah tokoh masyarakat dan beberapa warga masyarakat yang dianggap mengetahui tentang budaya setempat. Selain wawancara juga dilakukan pengamatan terhadap sejumlah obyek yang berkaitan dengan KIA. Hasil wawancara 
dimasukan ke dalam tabel matrik informasi esensial untuk menemukan berbagai informasi yang erat kaitannya dengan KIA. Analisa hasil secara diskriptif kualitatif. Salah satu hasil penelitian menggambarkan masih adanya kepercayaan dan keterikatan masyarakat kepada dukun bayi. Dukun bayi walaupun tidak lagi melakukan pemeriksaan kehamilan dan 
menolong persalinan, namun masih dibutuhkan jasanya untuk memijat ibu sehabis bersalin dan bayi setelah dilahirkan, membantu ibu dalam menangani bayi setelah dilahirkan dan memberikan nasehat tentang hal-hal yang berkaitan dengan KIA, ini tentunya ikut berperan menunjang KIA di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul Yogyakarta.

Kata Kunci : dukun bayi, Kesehatan Ibu dan Anak

Abstract
The results of the analysis of Basic Health Research in 2010 showed that Bantul District of Yogyakarta Province, is one of the 10 Districts / Municipalities in Indonesia bearing good Community Health Development Index of 0.69148. Community Health Development Index (CHDI) is a composite that describes the progress of health development, including maternal and child health. Based on the assumption that there is a significant relationship economic development of community and hight status of health as shown by the CHDI , it is a draws a question, because 
the preposperous and poor families in the district are quite high. Therefore, it is should be determine what are the various endogenous factors, such as socio-cultural factors; among those factors might play an important role in supporting the health status of the community. This study was concentrated in the rural village of Gadingsari Sanden, Bantul District in the Province of Yogyakarta, which has low cases of infant and child mortality. Data on the various culture practices in relation with mother and child health were collected through in-depth interviews. The informan were pregnant women, women whohave given births, or those who have babies or toddlers. Onther informants were community leaders and some members of the community considered familier with local culture. 
Alongside with interviews, observations were also conducted on the number of objects related to mother and child health. The results was qualitative descriptive analysis. The result of the study illustrates although perform its role antenatal care and attending births,TBAs is still needed to massage of mothers and infant, and give advice another matters related to MCH.

Keywords : traditional birth attendans, Maternal and Child Health Care

 

Keywords


traditional birth attendans, Maternal and Child Health Care

 


Kerasionalan Penggunaan Obat Diare Yang Disimpan Di Rumah Tangga Di Indonesia Kerasionalan Penggunaan Obat Diare Yang Disimpan Di Rumah Tangga Di Indonesia

Mariana Raini, Retno Gitawati, Indri Rooslamiati    


ABSTRACT


Diarrhea is a major health problem in developing countries. WHO data showed diarrhea caused the death of 2.5 million people, 80% are children under five years old. Riskesdas 2013 stated the prevalence of diarrhea in Indonesia is 7%, whereas 12.2% of it are children under five years old. Self-medication is common and access for the medicine is easy. This analysis aims to assess the

Hubungan Kadar LDL Dan HDL Serum Ibu Hamil Aterm Dengan Berat Lahir Bayi Hubungan Kadar LDL Dan HDL Serum Ibu Hamil Aterm Dengan Berat Lahir Bayi

Oktalia Sabrida, Hariadi, Eny Yantri


Abstrak
Ada banyak penelitian yang membuktikan transfer kolesterol dari ibu ke janin melalui lapisan trofoblas yang membawa partikel LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein). Pengambilan dan pemanfaatan LDL oleh plasenta merupakan mekanisme alternatif oleh janin untuk memperoleh asam lemak dan asam amino esensial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Remaja Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Remaja

Dewi Permaesih dan Susilowati Herman


Abstract. Anemia in Indonesia is a public health problem. The prevalence still have a tendency to increase. The main antecedent factor for anemia is the lack of iron intake. The purpose of this analysis is to learn and find other factors besides iron. Sources of data were from the study of morbidity and disability of the Household Health Suwey, 2001. The respondents were

Penyebab Kematian Bayi Baru Lahir (NEONATAL) Dan Sistem Pelayanan Kesehatan Yang Berkaitan Di Indonesia Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2001 Penyebab Kematian Bayi Baru Lahir (NEONATAL) Dan Sistem Pelayanan Kesehatan Yang Berkaitan Di Indonesia Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2001

Sarimawar Djaja, Soeharsono Soemantri 


Abstract. Most of rieonatal death occur in developing countries. Neottatal death rate in Indonesia in 1997 was 25 per 1.000 life births. This statistical figure drew the attention of Indonesian goverrtment. The purpose of this descriptive study was to know the diseases pattern of neonatal death, and access of the neonates mother to health care during their pregnancy and

Kontak

RSUD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami