Call Center 0231 206330
Survei Verifikasi Akreditasi SNARS, Diharapkan RSD Gunung Jati Pertahankan Bintang 5
Survei Verifikasi Akreditasi SNARS, Diharapkan RSD Gunung Jati Pertahankan Bintang 5

CIREBON - RSD Gunung Jati Kota Cirebon (RSGJ) menerima kunjungan Surveior Kegiatan Survei Verifikasi 1 SNARS Ed 1 Tahun ke-2 di RSD Gunung Jati, Jumat - Sabtu (21-22/02/2020). Kedatangan Surveior , diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengawas Drs. Sutisna, M.Si serta Direktur RSD Gunung Jati, dr. Ismail Jamalludin, Sp. OT, serta pejabat perwakilan pegawai RSD Gunung Jati. Kedatangan Surveior Kars di rumah sakit ini adalah untuk melakukan verifikasi akreditasi pertama.

Sebelumnya gelar paripurna telah diraih RSGJ 1 tahun yang lalu melalui Akreditasi SNARS Edisi 1 pada Bulan Maret 2019. Sudah menjadi kewajiban rs yang telah terakreditasi untuk melaksanakan survei verifikasi (reakreditasi) setelah tahun pertama dan tahun ke dua. Berkenaan dengan hal tersebut maka pada tanggal 21-22 Februari 2020 RSD Gunung Jati  melaksanakan Survei Verifikasi I bersama 2 Surveyor KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit), yaitu dr. Rosmini Nurdin, MARS dan Ns. Aam Sumadi, S.Kep., M.Kes

Dalam kesempatan itu Ketua Dewan Pengawas Drs. Sutisna, M.Si mengatakan, akreditasi merupakan pengakuan dari pemerintah terhadap kualitas dan kinerja rumah sakit.

“Semoga dengan adanya survei akreditasi ini RSD Gunung Jati bisa mempertahankan status paripurna seiring dengan meningkatnya mutu rumah sakit” kata Sutisna

Sementara itu Direktur RSGJ, dr. Ismail Jamaludin, SpOT mengatakan dalam  sesi presentasinya, dengan adanya verifikasi akreditasi ini RSGJ diharapkan tetap mempertahankan bintang 5 yang telah diraih. Melalui pokja – pokja saat diverifikasi harus dalam keadaan baik.

”Saya berharap predikat bintang 5 sebagai rumah sakit akreditasi paripurna harus dibuktikan kepada masyarakat, yang diraih melalui alur yang menyangkut profesional, pelayanan medis yang menyangkut pelayanan sudah sesuai dengan peraturan menteri kesehatan, agar kita lebih bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” ujar Ismail

Agenda hari pertama adalah telusur dokumen terkait Program Perbaikan Strategi (PPS) yang menjadi pekerjaan rumah pada akreditasi sebelumnya. Banyak masukan berharga dari para surveior untuk perbaikan regulasi dan dokumen RSD Gunung Jati. Hari kedua berikutnya, kedua surveior melakukan telusur lapangan untuk memverifikasi kesesuaian regulasi dengan  pelayanan.

Kepedulian, semangat, kekompakan dan keramahan seluruh karyawan RSGJ dalam survei verifikasi ini mendapatkan apresiasi dari para surveior. Namun demikian, menurut para surveior masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.

Semoga Tetap Paripurna !!!


RSD GUNUNG JATI SIAP TERIMA PASIEN COVID-19 RSD GUNUNG JATI SIAP TERIMA PASIEN COVID-19

RSD Gunung Jati sudah siap menerima pasien terkonfirmasi positif COVID-19, walaupun belum menerima pasien suspect virus corona. Kesiapan tim medis hingga persediaan alat kesehatan sudah di persiapkan. RSD Gunung Jati juga menjadi rumah sakit rujukan wilayah timur Jawa Barat setelah kasus pasien pertama yang diduga terjangkit virus corona di indonesia.


Kesiapan RSD Gunung Jati dalam menangani pasien suspect virus

PASIEN GIGITAN ULAR BERPULANG PASIEN GIGITAN ULAR BERPULANG

Pasien Adila (perempuan, 4 tahun) sebelumnya dirawat secara intensif di Ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) RSD Gunung Jati selama 5 hari dalam kondisi tak sadarkan diri. Ia tak sadarkan diri karena terkena gigitan ular weling (Bungarus Candidus) dirumah ketika sedang tidur di kamarnya. Tim Dokter RSD Gunung Jati sudah memberikan antivenom untuk penawar bisa ular tersebut. 

Pasien WNA Dalam Pengawasan Akhirnya Dipulangkan Pasien WNA Dalam Pengawasan Akhirnya Dipulangkan

Setelah menjalani perawatan sekitar 8 hari, akhirnya pasien WNA (Ny. XC, 25 tahun) asal Cina yang menjalani perawatan di Ruang Isolasi akhirnya dipulangkan. Pemulangan pasien tersebut dilakukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap Virus Corona (nCov 219) dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan hasil negatif. Selanjutnya pasien tersebut 

Kontak

RSD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami