Call Center 0231 206330
Sasaran Keselamatan Pasien
Sasaran Keselamatan Pasien

Ada 6 Sasaran Keselamatan Pasien di Rumah Sakit (Acuan : Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 1691 tahun 2011) :

1.Ketepatan Identifikasi Pasien
2.Peningkatan Komunikasi yang Efektif
3.Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai
4.Kepastian Tepat Lokasi, Tepat Prosedur, Tepat Pasien Operasi
5.Pengurangan Resiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan
6.Pengurangan Resiko Pasien Jatuh

Prosedur Indentifikasi Pasien

1.Setiap pasien yang masuk rawat inap dipasangkan gelang identitas pasien
2.Ada 2 Identitas yaitu menggunakan NAMA (dengan 2 kata untuk nama pasien, jika nama pasien terdiri 1 suku kata, maka diberi Bin/Binti dibelakang nama pasien) dan TANGGAL LAHIR yang disesuaikan dengan tanda pengenal resmi.
3.Pengecualian prosedur identifikasi dapat dilakukan pada kondisi kegawatdaruratan pasien di IGD, ICU dan kamar operasi dengan tetap memperhatikan data pada gelang identitas pasien.

Waktu Proses Verifikasi Identitas Pasien

1.Sebelum pemberian obat
2.Sebelum pemberian transfusi darah
3.Sebelum pengambilan sample untuk pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan radiologi
4.Sebelum dilakukan tindakan medis

Warna Gelang Identifikasi

1.Gelang identitas Pasien Laki-laki : Biru Muda
2.Gelang identitas Pasien Perempuan : Merah Muda
3.Gelang identitas Pasien Resiko Jatuh : Kuning
4.Gelang identitas Pasien Alergi : Merah

 


PTRM (Pelayanan Program Terapi Rumatan Metadon)  Di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon PTRM (Pelayanan Program Terapi Rumatan Metadon) Di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon

Narkoba adalah istilah untuk narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya. Istilah lain yang digunakan adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Menurut UU No. 22 tahun 1997 tentang Narkotika, narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan

Peresmian Gedung  Rawat Inap Kelas 3 Peresmian Gedung Rawat Inap Kelas 3

Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc meresmikan Gedung Rawat Inap Kelas III (Gakin) RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Dirinya sangat memberikan apresiasi managemen RSUD Gunung Jati yang telah berhasil membangun gedung bagi masyarakat kurang mampu, meski merupakan gedung rawat inap kelas III, tapi suasana ruangan sangat nyaman. Gubernur yang akrab disapa Aher itu menilai kamar di gedung gakin RSUD Gunung Jati seperti ruangan VVIP rumah sakit pada umumnya.

Etika Seorang Pegawai Etika Seorang Pegawai

1. Bekerja dengan maksimal dan profesionalisme


Inilah petunjuk Islam yang mulia. Nabi Muhammad SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT menyukaiorang-orang yang bekerja dengan profesional” (HR. Abu Ya’la : 4386, Ash. Sholihah : 1113), maka dari itu bekerjalah sesuai tupoksi/tugas pokok masing-masing dan bertanggungjawab dalam menjalankannya.


  • Suharyanto
  • dibaca | 1833
  • Lebih Mudah Dengan Pendaftaran Mandiri Lebih Mudah Dengan Pendaftaran Mandiri

    Salah satu inovasi yang akan segera diluncurkan oleh RSUD Gunung Jati adalah Pendaftaran Mandiri. Dengan Pendaftaran Mandiri ini maka pasien yang akan berobat ke Rumah Sakit tidak perlu lagi mengantri untuk melakukan registrasi di loket pendaftaran. Pasien cukup melakukan reservasi via web yang telah ditentukan. Baik melalui PC, Laptop maupun Smartphone dari rumah atau dari manapun selagi koneksi internet memungkinkan.


  • Suharyanto
  • dibaca | 2727
  • Hak Pasien Dan Keluarga Hak Pasien Dan Keluarga

    RSUD Gunung Jati Bertanggung Jawab untuk Melindungi dan Mengedepankan Hak Pasien dan Keluarga Sesuai UU RI


    1.Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit
    2.Pasien berhak mendapat informasi tentang hak dan kewajiban pasien
    3.Pasien berhak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi
    4.Pasien berhak memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar peofesi dan standar

    Kontak

    RSD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

    Tentang Kami

    Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

    Temukan Kami