Call Center 0231 206330
Peresmian Gedung Rawat Inap Kelas 3
Peresmian Gedung  Rawat Inap Kelas 3

Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc meresmikan Gedung Rawat Inap Kelas III (Gakin) RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Dirinya sangat memberikan apresiasi managemen RSUD Gunung Jati yang telah berhasil membangun gedung bagi masyarakat kurang mampu, meski merupakan gedung rawat inap kelas III, tapi suasana ruangan sangat nyaman. Gubernur yang akrab disapa Aher itu menilai kamar di gedung gakin RSUD Gunung Jati seperti ruangan VVIP rumah sakit pada umumnya. Padahal gedung itu diperuntukan bagi warga miskin.

Syukuran peremian Gedung Gakin ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan gunting pita. Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc didampingi Direktur RSUD Kota Cirebon drg. H. Heru Purwanto, MARS memotong pita sebagai simbol peresmian Gedung Rawat Inap Kelas III. Sementara itu, Direktur RSUD Gunung Jati drg. H. Heru Purwanto, MARS didampingi istri memberikan potongan tumpeng syukuran peresmian gedung gakin kepada Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc.

Gedung rawat inap kelas III ini memiliki empat lantai dan 102 tempat tidur. Kenyamanan dari ruangan ini mulai terlihat sejak masuk ke dalam gedung. Dilengkapi pendingin AC serta lantai dari marmer, gedung tersebut cukup mewah dan memberikan rasa nyaman sekaligus aman bagi para pasien.


Peresmian Gedung  Rawat Inap Kelas 3 Peresmian Gedung Rawat Inap Kelas 3

Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc meresmikan Gedung Rawat Inap Kelas III (Gakin) RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Dirinya sangat memberikan apresiasi managemen RSUD Gunung Jati yang telah berhasil membangun gedung bagi masyarakat kurang mampu, meski merupakan gedung rawat inap kelas III, tapi suasana ruangan sangat nyaman. Gubernur yang akrab disapa Aher itu menilai kamar di gedung gakin RSUD Gunung Jati seperti ruangan VVIP rumah sakit pada umumnya.

Peran Security Dalam Akreditasi Peran Security Dalam Akreditasi

1.Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)
-Mengidentifikasi gelang identitas, apabila ada pasien pulang gelang masih terpakai.
-Melakukan tehnik cuci tangan dan melaksanakan 5 (lima momen): 1) sebelum kontak dengan pasien 2) sesuadah kontak dengan pasien 3) sebelum melakukan tindakan aseptik 4) sesudah kontak dengan cairan tubuh pasien 5) sesudah kontak dengan lingkungan pasien
-Melakukan skreening resiko jatuh: baik di rawat jalan maupun di IGD bila melihat pasien yang resiko jatuh

Sembilan Aspek Pendidikan Bagi Muslim Unggulan Sembilan Aspek Pendidikan Bagi Muslim Unggulan

Tak ada guru sehebat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam dan tak ada murid sehebat para sahabat Radhiallahu anhum. Ummat ini tidak akan menjadi baik kecuali dengan apa yang membuat baik generasi pertamanya itu. Nabi sebagai guru terbaik tidak berkata-kata,  bersikap dan bertindak kecuali dengan bimbingan dari Allah SWT. Sedangkan para sahabat mengisi hari-harinya selama lebih 20 tahun dengan semua keteladanan gurunya itu secata kreatif dan independen.

Pengaduan Pelanggan Dalam Perspektif Hukum Pengaduan Pelanggan Dalam Perspektif Hukum

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan program Negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan soasial bagi seluruh rakyat. Untuk mewujudkan tujuan SJSN perlu dibentuk badan penyelenggara yang berbentuk badan hukum berdasarkan prinsip kegotongroyongan, nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, portabilitas, kepesertaan bersifat wajib, dana amanat, dan hasil pengelolaan dana jaminan social seluruhnya untuk pengembangan

Hak Pasien Dan Keluarga Hak Pasien Dan Keluarga

RSUD Gunung Jati Bertanggung Jawab untuk Melindungi dan Mengedepankan Hak Pasien dan Keluarga Sesuai UU RI


1.Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit
2.Pasien berhak mendapat informasi tentang hak dan kewajiban pasien
3.Pasien berhak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi
4.Pasien berhak memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar peofesi dan standar

Kontak

RSUD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami