Call Center 0231 206330
Pengaduan Pelanggan Dalam Perspektif Hukum
Pengaduan Pelanggan Dalam Perspektif Hukum

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan program Negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan soasial bagi seluruh rakyat. Untuk mewujudkan tujuan SJSN perlu dibentuk badan penyelenggara yang berbentuk badan hukum berdasarkan prinsip kegotongroyongan, nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, portabilitas, kepesertaan bersifat wajib, dana amanat, dan hasil pengelolaan dana jaminan social seluruhnya untuk pengembangan program dan untuk sebesar-besar kepentingan rakyat. bahwa dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang SJSN dimana dalam pasal 4 huruf g dan penjelasan  pasal huruf g)

  1. UU no.40 tahun 2004 huruf g menetapkan "Sistem Jaminan Sosial Nasional diselenggarakan berdasarkan prinsip wajib"
  2. penjelasan pasal 4 mengatur bahwa prinsip wajib adalah prisip yang mengharuskan seluruh penduduk menjadi peserta jaminan sosial, yang dilaksanakan secara bertahap.

 

Dalam perkembangan saat ini bahwa keberadaan BPJS  sangat dibtuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat  yang terbukti dengan membludaknya kunjungan ke Rumah sakit-rumah sakit. untuk menjamin hak-hak peserta/pelanggan dengan penyelenggara pelayanan  kesehatan maka pemerintah telah menerbitkan Undang-undang nomor 44 tahun2009 tentang rumah sakit, bahwa dalam pasal 32 huruf  f menyatakan “Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan” artinya setiap peserta/pelanggan atau penerima pelayanan kesehatan dilindungi dengan undang-undang apabila pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara kesehatan dalam hal ini fasilitas kesehatan baik puskesmas, rumah sakit maupun pelayanan kesehatan swasta yang bekerjasama dengan BPJS dirasa tidak memuaskan oleh masyarakat. dalam amanat UU nomor 24 tahun 2011 terkait pelayanan pelanggan adalah tersedianya unit pengaduan pelanggan, juga dalam Perpres nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan diatur tentang Penanganan Keluhan melalui Pasal 45 yang isinya sebagai berikut :

  1. dalam hal peserta tidak puas terhadap pelayanan Jaminan Kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan yanf bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, peserta dapat menyampaikan pengaduan kepada fasilitas kesehatan dan/ atau BPJS Kesehatan.
  2. dalam hal peserta dan/atau fasilitas kesehatan tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari BPJS Kesehatan, dapat menyampaikan pengaduan kepda Mebteri.
  3. pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) harus memperoleh penanganan dan penyelesaian secara maemadai dan dalam kurun yang singkat serta diberikan umpan balik ke pihak yang menyampaiakan

penyampaian pengaduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peratuaran perundang-undangan.

Oleh : Andy Krisnanto, SH


Etika Seorang Pegawai Etika Seorang Pegawai

1. Bekerja dengan maksimal dan profesionalisme


Inilah petunjuk Islam yang mulia. Nabi Muhammad SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT menyukaiorang-orang yang bekerja dengan profesional” (HR. Abu Ya’la : 4386, Ash. Sholihah : 1113), maka dari itu bekerjalah sesuai tupoksi/tugas pokok masing-masing dan bertanggungjawab dalam menjalankannya.


  • Suharyanto
  • dibaca | 1677
  • Informasi Pelayanan RSUD Gunung Jati Kota Cirebon Informasi Pelayanan RSUD Gunung Jati Kota Cirebon

    Pelayanan Gawat Darurat
    -Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam dan Laboratorium IGD


    Pelayanan Rawat Inap
    -Paviliun Pangeran Cakrabuana, Paviliun Nyi Mas Gandasari, Paviliun Nyi Mas Pakungwati, Ruang Raden Kian Santang, Ruang Prabu Siliwangi, Ruang Soka, Ruang Anyelir, Ruang Mawar, Ruang Kemuning, Ruang Dahlia, Ruang Melati, Ruang Flamboyan (Perinatologi), Ruang Bersalin (VK)


  • Suharyanto
  • dibaca | 11339
  • Pengaduan Pelanggan Dalam Perspektif Hukum Pengaduan Pelanggan Dalam Perspektif Hukum

    Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan program Negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan soasial bagi seluruh rakyat. Untuk mewujudkan tujuan SJSN perlu dibentuk badan penyelenggara yang berbentuk badan hukum berdasarkan prinsip kegotongroyongan, nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, portabilitas, kepesertaan bersifat wajib, dana amanat, dan hasil pengelolaan dana jaminan social seluruhnya untuk pengembangan

    Sosialisasi Pendaftaran Mandiri Sosialisasi Pendaftaran Mandiri

    Salah satu inovasi yang akan segera diluncurkan oleh RSUD Gunung Jati adalah Pendaftaran Mandiri. Dengan Pendaftaran Mandiri ini maka pasien yang akan berobat ke Rumah Sakit tidak perlu lagi mengantri untuk melakukan registrasi di loket pendaftaran. Pasien cukup melakukan reservasi via web yang telah ditentukan. Baik melalui PC, Laptop maupun Smartphone dari rumah atau dari manapun selagi koneksi internet memungkinkan.


    Sosialiasi dilakukan secara langsung ke

    Hak Pasien Dan Keluarga Hak Pasien Dan Keluarga

    RSUD Gunung Jati Bertanggung Jawab untuk Melindungi dan Mengedepankan Hak Pasien dan Keluarga Sesuai UU RI


    1.Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit
    2.Pasien berhak mendapat informasi tentang hak dan kewajiban pasien
    3.Pasien berhak memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi
    4.Pasien berhak memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar peofesi dan standar

    Kontak

    RSD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

    Tentang Kami

    Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

    Temukan Kami