Call Center 0231 206330
Pelatihan Kolaborasi TB - HIV
Pelatihan Kolaborasi TB - HIV

Hasil Kesepakatan Bersama

tentang Pencatatan dan Pelaporan Data Kolaborasi TB-HIV

Pada Pertemuan Perencanaaan Bersama Kegiatan Kolaborasi TB-HIV

  1. Sistem pelaporan mengikuti pedoman yang disepakati pada pertemuan validasi data kolaborasi TB HIV di Buku Pedoman Manajemen Kolaborasi TB-HIV, 2011 terlampir (sesuai dengan pertemuan joint planning di Blue Sky bulan Januari, April 2011, dan Acacia November 2012).  
  2. Sumber data laporan triwulan TB-HIV program  HIV berasal dari data layanan ARV/PDP (RS Rujukan ARV dan  Fasyankes Satelit)Pasien ko-infeksi TB-HIV yang berobat ke fasyankes yang hanya memiliki layanan DOTS saja,  maka fasyankes tersebut hanya melaporkan laporan TB sedangkan laporan HIV akan dilaporkan oleh layanan ARV/PDP
  3. Fasyankes yang memiliki layanan DOTS dan layanan ARV/PDP  wajib melaporkan 10 variabel TB dan 10 variabel HIV
  4. Confidential atau rahasia yang dimaksud untuk pasien dengan diagnosis HIV dan semua penyakit lainnya semua informasi klien bersifat rahasia, dicatat dalam rekam medis,disimpan dalam tempat yang aman. Informasi mengenai hasil tes HIV dapat dibagi dengan konselor/ petugas kesehatan lain (termasuk petugas kesehatan di layanan TB) untuk kepentingan pasien dan dalam upaya penatalaksanaan kasus TB-HIV dengan baik secara langsung maupun rujukan. Informasi yang dibagikan sebatas “Hal yang perlu diketahui” untuk penatalaksanaan kasus. Perlu persetujuan dari klien apabila akan membagi informasi kepada pasangan, dan keluarga dan orang lain di luar untuk kepentingan perawatan pasien.

Sosialisasi SUFA ( Strategic Use Of ARV ) Dan Kolaborasi  Program TB-HIV Sosialisasi SUFA ( Strategic Use Of ARV ) Dan Kolaborasi Program TB-HIV

Dalam rangka akselerasi terapi ARV sebagai pengobatan dan pencegahan, serta penemuan kasus TB pada ODHA, maka dilaksanakanlah kegiatan Workshop SUFA dan Kolaborasi TB-HIV tingkat KOta Cirebon, 7-8 Desember 2015. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban HIV pada pasien TB dan mengurangi beban TB pada pasien HIV. Selain daripada itu dibahas pula masalah Penanggulangan Penyakit Infeksi TB (PPITB) serta sinkronisasi data Sistem Integrasi TB Terpadu (SITT) dan Sistem Integrasi HIV-AIDS (SIHA) Kota

Tuberkulosis Di Rumah Sakit Tuberkulosis Di Rumah Sakit

Pada tahun 1992, WHO telah mencanangkan TB sebagai Global Emergency (kedaruratan dunia) dan pada tahun 1995 merekomendasikan strategi DOTS sebagai salah satu langkah yang paling efektif dan efisien dalam penanggulangan TB. Intervensi dengan strategi DOTS ke dalam pelayanan kesehatan dasar (puskesmas) telah dilakukan sejak tahun 1995, sedangkan untuk institusi pelayanan Rumah Sakit (RS) dan Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) atau Balai Besar Kesehatan Paru

Pelatihan Kolaborasi TB - HIV Pelatihan Kolaborasi TB - HIV

Hasil Kesepakatan Bersama


tentang Pencatatan dan Pelaporan Data Kolaborasi TB-HIV


Pada Pertemuan Perencanaaan Bersama Kegiatan Kolaborasi TB-HIV



  1. Sistem pelaporan mengikuti pedoman yang disepakati pada pertemuan validasi data kolaborasi TB HIV di Buku Pedoman Manajemen Kolaborasi TB-HIV, 2011 terlampir (sesuai dengan pertemuan joint planning

Kontak

RSUD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami