Call Center 0231 206330
PASIEN GIGITAN ULAR BERPULANG
PASIEN GIGITAN ULAR BERPULANG

Pasien Adila (perempuan, 4 tahun) sebelumnya dirawat secara intensif di Ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) RSD Gunung Jati selama 5 hari dalam kondisi tak sadarkan diri. Ia tak sadarkan diri karena terkena gigitan ular weling (Bungarus Candidus) dirumah ketika sedang tidur di kamarnya. Tim Dokter RSD Gunung Jati sudah memberikan antivenom untuk penawar bisa ular tersebut. 

Sebelumnya pada tanggal 08/02/2020 dini hari Adila beserta orangtuanya datang ke IGD RSD Gunung Jati, kondisi sudah tidak sadarkan diri dan mengalami gangguan pernapasan. Di IGD RS Gunung Jati, Adila langsung dibawa ke Ruang Resusitasi dan dilakukan pemeriksaan serta pemasangan ventilator mekanik. Selanjutnya Adila masuk ruang PICU pada pukul 09.00 WIB, sambil berkoordinasi dengan MOD (Manager on Duty) dan MPP (Manager Pelayanan Pasien) tim medis menghubungi dr. Tri Maharani Sp.EM, dokter WHO spesialis emergency yang bertugas di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ia mengatakan, gigitan ular yang diderita Adila termasuk kasus langka dan ular Bungurus candidus adalah ular khusus daerah Cirebon. 

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan pembekuan darah normal, tetapi jumlah trombosit menurun. Biasanya, pada kasus gigitan ular weling pasien tidak mengalami penurunan trombosit, tetapi pada kasus ini berbeda. Maka dari itu Tim Medis masih mencari informasi penyebab penurunan trombosit pada Pasien Adila, juga berkonsultasi dengan dokter ahli di Thailand. Pada kasus terbanyak gigitan ular  weling biasanya hanya menyerang saraf dan akhirnya gagal pernapasan. Untuk riset venom (bisa) belum ada di Indonesia, bahkan di dunia.

Sejauh ini, sudah 10 vial Serum Antibisa Ular (SABU) diberikan kepada Adila. Namun, Aldila belum juga sadar. Setelah 5 hari perawatan Adila meninggal dunia pada hari Rabu malam tanggal 12/02/2020 dan langsung dibawa ke rumah duka di Blok Wage Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon menggunakan mobil ambulans. (red.humas)

 

RSD GUNUNG JATI SIAP TERIMA PASIEN COVID-19 RSD GUNUNG JATI SIAP TERIMA PASIEN COVID-19

RSD Gunung Jati sudah siap menerima pasien terkonfirmasi positif COVID-19, walaupun belum menerima pasien suspect virus corona. Kesiapan tim medis hingga persediaan alat kesehatan sudah di persiapkan. RSD Gunung Jati juga menjadi rumah sakit rujukan wilayah timur Jawa Barat setelah kasus pasien pertama yang diduga terjangkit virus corona di indonesia.


Kesiapan RSD Gunung Jati dalam menangani pasien suspect virus

Pasien WNA Dalam Pengawasan Akhirnya Dipulangkan Pasien WNA Dalam Pengawasan Akhirnya Dipulangkan

Setelah menjalani perawatan sekitar 8 hari, akhirnya pasien WNA (Ny. XC, 25 tahun) asal Cina yang menjalani perawatan di Ruang Isolasi akhirnya dipulangkan. Pemulangan pasien tersebut dilakukan setelah hasil pemeriksaan laboratorium terhadap Virus Corona (nCov 219) dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menunjukkan hasil negatif. Selanjutnya pasien tersebut 

Survei Verifikasi Akreditasi SNARS, Diharapkan RSD Gunung Jati Pertahankan Bintang 5 Survei Verifikasi Akreditasi SNARS, Diharapkan RSD Gunung Jati Pertahankan Bintang 5

CIREBON - RSD Gunung Jati Kota Cirebon (RSGJ) menerima kunjungan Surveior Kegiatan Survei Verifikasi 1 SNARS Ed 1 Tahun ke-2 di RSD Gunung Jati, Jumat - Sabtu (21-22/02/2020). Kedatangan Surveior , diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengawas Drs. Sutisna, M.Si serta Direktur RSD Gunung Jati, dr. Ismail Jamalludin, Sp. OT, serta pejabat perwakilan pegawai RSD Gunung Jati. Kedatangan Surveior Kars di rumah sakit ini adalah untuk melakukan verifikasi akreditasi

PASIEN GIGITAN ULAR BERPULANG PASIEN GIGITAN ULAR BERPULANG

Pasien Adila (perempuan, 4 tahun) sebelumnya dirawat secara intensif di Ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) RSD Gunung Jati selama 5 hari dalam kondisi tak sadarkan diri. Ia tak sadarkan diri karena terkena gigitan ular weling (Bungarus Candidus) dirumah ketika sedang tidur di kamarnya. Tim Dokter RSD Gunung Jati sudah memberikan antivenom untuk penawar bisa ular tersebut. 

Kontak

RSD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami