Call Center 0231 206330
Malas Cuci Tangan?? Siap-Siap Terkena Penyakit Berbahaya!!!
Malas Cuci Tangan?? Siap-Siap Terkena Penyakit Berbahaya!!!

Apakah anda memiliki kebiasaan yang baik untuk selalu mencuci tangan sebelum makan? Jangan abaikan betapa pentingnya cuci tangan. Hanya dengan melakukan kebiasaan sederhana ini kita bisa melindungi diri dan terhindar dari berbagai penularan penyakit akibat kuman, bakteri dan virus.

Sumber penyakit memang tidak terlihat oleh mata secara langsung dan bisa berasal dari mana saja. Tangan merupakan media penghantar utama penularan penyakit, karena tangan sering melakukan kontak langsung dengan berbagai benda atau area yang mengandung banyak kuman penyebab penyakit. Untuk mengatasi berbagai risiko penyakit tersebut maka biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan.

Berikut ini adalah berbagai jenis bahaya tidak mencuci tangan sebelum makan :

        1. Keracunan Bakteri Salmonella

Jika anda sering makan tanpa mencuci tangan maka anda bisa terkena infeksi bakteri salmonella. Bakteri ini bisa menyebar secara langsung dari berbagai tempat. Potensi ini juga bisa disebabkan karena makan sayuran mentah tanpa di cuci. Telur bakteri salmonella akan berpindah dari makanan atau tangan ke dalam saluran pencernaan. Bakteri ini bisa hidup dalam usus dan saluran pencernaan lain. Tanda keracunan bakteri salmonella adalah diare, sakit perutkeringat dingin, mual dan muntah.

        2. Keracunan Bakteri E. Colli

Keracunan bakteri E. colli juga bisa terjadi jika anda makan tanpa mencuci tangan. Bakteri ini biasanya berasal dari tempat umum seperti toilet. Misalnya jika anda makan setelah menggunakan toilet umum tanpa mencuci tangan, maka telur bakteri E.colli bisa masuk ke saluran pencernaan secara langsung. Keracunan ini  bisa menyebabkan diare berat, kram perut, nyeri perut yang parah dan jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan gagal ginjal.

        3. Resiko Tertular Flu atau Pilek

Tertular flu atau pilek menjadi risiko yang paling sering terjadi secara umum. Penularan ini terjadi ketika anda baru saja menggunakan fasilitas umum atau bersentuhan dengan orang lain, kemudian anda menggunakan tangan untuk makan, maka bisa menyebabkan virus segera berpindah tangan. Virus akan menyebar sangat cepat, tidak hanya masuk ke dalam tubuh tapi juga berpindah lewat saluran pernafasan.

        4. Diare

Orang yang tidak mencuci tangan sebelum makan juga sangat rentan terkena diare. Infeksi ini bisa disebabkan oleh virus atau bakteri yang sebelumnya sudah ada di tangan. Kemudian akan masuk ke saluran pencernaan lewat makanan yang bersentuhan langsung dengan tangan. Perkembangan bakteri atau virus dalam saluran pencernaan bisa menyebabkan diare. Usus tidak bisa menerima bakteri tersebut sehingga membuat reaksi diare.

        5. Infeksi Penyakit Hepatitis B

Tidak mencuci tangan sebelum makan juga bisa memungkinkan anda terkena bahaya penyakit hepatitis B. Penyakit hepatitis ini akan menyerang organ hati dan menyebabkan penderita sulit untuk memiliki tubuh yang sehat. Hepatitis B termasuk jenis penyakit yang mudah menular. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah sering mencuci tangan. Mencuci tangan sebelum makan bisa menurunkan resiko hepatitis B. Virus ini bisa menyebar dengan mudah lewat udara dan makanan. Bahkan lingkungan yang buruk bisa menjadi tempat endemi hepatitis B.

Sumber penyebab penyakit seperti bakteri atau virus mungkin memang tidak terlihat oleh mata secara langsung. Sumber infeksi bisa saja berasal dari makanan, lingkungan atau tangan yang kotor ketika makan. Untuk mengatasi berbagai bahaya tersebut maka biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan. Anda bisa mencoba untuk melakukan cara mencuci tangan yang benar dan steril agar benar-benar bersih dan tidak terkena resiko penyakit.

 CARA CUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR DENGAN STANDAR WHO

Cara mencuci tangan dengan baik dan benar menurut standar WHO (World Health Organization) dibagi menjadi dua cara, yaitu :

        1. HANDRUB - dengan cairan berbasis alkohol, dengan waktu : 20 - 30 detik (4 gerakan berulang dalam setiap langkah mencuci tangan) dilakukan pada saat tangan tidak kotor.

        2. HANDWASH - dengan air mengalir, dengan waktu : 40 - 60 detik (8 gerakan berulang dalam setiap langkah mencuci tangan) dilakukan pada saat tangan tampak kotor dan setelah 5 kali handrub. 

Sebelum melakukan proses cuci tangan, perhatikan juga hal-hal berikut :

        a. Pastikan kuku tidak panjang

        b. Lepas aksesoris yang berada di tangan seperti cincin,jam tangan,gelang,dll

        c. Gulung lengan baju hingga siku 

 

 

Source :

Arsip Instalasi Pemasaran dan Promosi Kesehatan (PROMKES) RS Gunung Jati

http://www.hakayuci.com/2016/10/enam-langkah-cuci-tangan-yang-benar-standar-WHO-dengan-antiseptik.html

http://abahrayyan.blogspot.co.id/2016/04/6-langkah-cuci-tangan-menurut-standart.html

http://abahrayyan.blogspot.co.id/2016/04/6-langkah-cuci-tangan-menurut-standart.html


Malas Cuci Tangan?? Siap-Siap Terkena Penyakit Berbahaya!!! Malas Cuci Tangan?? Siap-Siap Terkena Penyakit Berbahaya!!!

Apakah anda memiliki kebiasaan yang baik untuk selalu mencuci tangan sebelum makan? Jangan abaikan betapa pentingnya cuci tangan. Hanya dengan melakukan kebiasaan sederhana ini kita bisa melindungi diri dan terhindar dari berbagai penularan penyakit akibat kuman, bakteri dan virus.


Sumber penyakit memang tidak terlihat oleh mata secara langsung dan bisa berasal dari mana saja. Tangan merupakan media penghantar utama penularan penyakit, karena tangan sering melakukan kontak

Say No To Drug Say No To Drug

Bahaya Narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan di masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan.  Sebab, penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.


Menurut WHO (1982) Narkoba adalah semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik

Snake Bite Snake Bite

Siapa yang tidak kenal dengan ular ? Hewan ini salah satu hewan yang ditakuti oleh kebanyakan manusia karena terkenal berbahaya dan mematikan. Jumlah rata-rata kasus dan insiden kecelakaan mengenai  ular di dunia setiap tahun berkisar 1 hingga 2 juta, diantaranya berujung dengan kematian. Hal ini tentunya menjadi salah satu alasan untuk tetap waspada.


Snake bite atau gigitan ular adalah cedera yang disebabkan oleh gigitan dari ular, baik berbisa maupun tidak berbisa.

Indikasi Masuk Dan Keluar ICU Indikasi Masuk Dan Keluar ICU

ICU diharapkan mampu menggabungkan tehnologi tinggi dan keahlian khusus dalam bidang kedokteran dan keperawatan gawat darurat. Pelayanan ICU diperuntukan dan ditentukan oleh kebutuhan pasien yang sakit kritis. Tujuan dari pelayanan adalah memberikan pelayanan medik tertitrasi dan berkelanjutan serta mencegah fragmentasi pengelolaan.


Pasien sakit kritis meliputi :



  1. Pasien-pasien yang secara fisiologis tidak stabil dan
DIFTERI DIFTERI

Definisi : 

Difteri menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan dan terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani. DIFTERI Disebabkan oleh dua jenis bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans

Masa inkubasi (saat

Kontak

RSUD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami