Call Center 0231 206330
GIZI SEIMBANG DI BULAN RAMADHAN
GIZI SEIMBANG DI BULAN RAMADHAN

Oleh : dr. Yuni Darti.SpGK

            Puasa dibulan ramadhan merupakan kewajiban bagi kaum muslim diseluruh dunia. Selama satu bulan penuh setiap muslim menjalankan puasa secara langsung  akan merubah kebiasaan dan pola makan dan sangat berpengaruh terhadap perubahan metabolisme tubuh. Puasa yang benar dan sesuai kaidah agama memiliki manfaat yang baik sebagai proses detoksifikasi bagi saluran pencernaan.

            Untuk mencegah kekurangan zat gizi selama menjalankan puasa diperlukan pengetahuan mengenai gizi seimbang dan kiat sehat dalam menjalankan puasa. Tubuh memerlukan sumber energi yang berasal dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan cairan yang cukup untuk membantu proses metabolisme. Gizi seimbang tidak harus mahal, tidak berlebihan dan sumbernya mudah didapat dalam kehidupan sehari hari.

Pengaturan pola makan saat berbuka dan sahur diperlukan karena tubuh memerlukan waktu 3-5 hari  untuk beradaptasi dengan pengosongan lambung yang cukup panjang selama 13 jam, untuk beraktivitas tubuh akan memanfaatkan cadangan energi yang ada berupa glikogen yang tersimpan di otot dan hati serta lemak dibawah kulit. Selama berpuasa asupan zat gizi akan berkurang sebanyak 20-30 %. Saat ini puasa dalam dunia kedokteran seringkali dijadikan terapi pendukung (fasting therapy) untuk mengobati penyakit degeneratif dan penurunan berat badan. Pol a makan harus memenuhi kebutuhan energi harian sekitar 25-30 kkal dikalikan dengan berat badan normal.

            Kiat gizi seimbang saat menjalankan puasa dimulai saat sahur. Pada saat sahur tidak disarankan mengkonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan untuk dipakai sebagai cadangan makan karena konsumsi makanan yang berlebihan akan memperburuk kondisi tubuh selama menjalankan puasa karena akan timbul keluhan sebah, kembung dst. Sebaiknya sahur dilakukan menjelang imsak dengan mengkonsumsi sumber karbohidrat kompleks (nasi,jagung,umbi), sumber protein dipilih yang memiliki nilai biologis tinggi seperti ikan, telur,ayam,daging dan protein nabati (tahu,tempe dan kacang kacangan) dan hindari makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol contohnya gorengan, jeroan dan makanan yang mengandung gula tinggi (soft drink, minuman dan makanan yang terlalu manis dan terlalu asin) karena akan meningkatkan beban metabolisme saluran cerna sehingga cadangan energi cepat habis dan orang yang berpuasa akan cepat lemas. Sayuran dan buah wajib dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin dan mineral. Asupan energi yang baik saat sahur sekitar 40-45 % dari kebutuhan.

            Saat berbuka tidak disarankan untuk makan dan minum berlebihan atau balas dendam karena makanan berat akan membebani kerja lambung yang sudah beristirahat selama puasa. Sebaiknya berbuka dengan mengikuti sunah nabi Muhammad SAW dengan mengkonsumsi makanan  yang manis secukupnya untuk memenuhi kebutuhan glukosa dan menormalkan gula darah yang menurun selama berpuasa. Menu pembuka dapat berupa sirup, kurma, teh manis, kolak dan jajanan yang mudah dicerna dalam jumlah kecil atau sekitar 10-15 % dari total kebutuhan energi sehari. Setelah melaksanakan sholat magrib atau sekitar 30 menit setelah makan awal berbuka dapat dilanjutkan dengan makan lengkap dengan jumlah 30-35 % dari kebutuhan energi sehari. Sesudah sholat tarawih hingga menjelang tidur dapat mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna dan buah dengan asupan energi sekitar 15 % dari kebutuhan energi perhari.

            Selama berpuasa, tubuh harus mendapatkan kebutuhan cairan yang cukup sekitar 8 gelas perhari. Cara minum sebaiknya dilakukan 2 gelas saat berbuka dapat berupa kombinasi minuman manis, Setelah atau selama sholat taraweh dapat minum sebanyak 3 gelas air . Saat bangun tidur untuk sahur dapat minum 1 gelas air dan 2 gelas menjelang imsak. Minum air disini termasuk air putih, teh,kopi,susu,jus buah,sirup, koktail, dan kuah sayur.

            Jika ada obat rutin yang harus diminum sebaiknya dikonsumsi saat buka, sebelum tidur dan saat sahur. Olahraga tetap harus dijalankan selama berpuasa. Sebaiknya dilakukan olahraga ringan selama 30 menit menjelang berbuka atau setelah sholat tarawih.

 

Contoh pola makan saat berpuasa

 

Sahur      

  • Nasi
  • Pepes ayam
  • Tempe bacem
  • Setup buncis dan wortel
  • Jeruk
  • Air putih 2 gelas

 

Buka

  • Kolak 1 mangkok kecil
  • Air putih/teh/kopi 1 gelas

 

Sebelum Tarawih

  • Nasi
  • Ikan bakar saos kecap
  • Tumis tahu taoge
  • Sambal dan lalapan
  • Tempe goreng

 

sebelum tidur

  • Pisang / jajanan

GIZI SEIMBANG DI BULAN RAMADHAN GIZI SEIMBANG DI BULAN RAMADHAN

Oleh : dr. Yuni Darti.SpGK


            Puasa dibulan ramadhan merupakan kewajiban bagi kaum muslim diseluruh dunia. Selama satu bulan penuh setiap muslim menjalankan puasa secara langsung  akan merubah kebiasaan dan pola makan dan sangat berpengaruh terhadap perubahan metabolisme tubuh. Puasa yang benar dan sesuai kaidah agama memiliki manfaat yang baik sebagai proses detoksifikasi bagi saluran

Indikasi Masuk Dan Keluar ICU Indikasi Masuk Dan Keluar ICU

ICU diharapkan mampu menggabungkan tehnologi tinggi dan keahlian khusus dalam bidang kedokteran dan keperawatan gawat darurat. Pelayanan ICU diperuntukan dan ditentukan oleh kebutuhan pasien yang sakit kritis. Tujuan dari pelayanan adalah memberikan pelayanan medik tertitrasi dan berkelanjutan serta mencegah fragmentasi pengelolaan.


Pasien sakit kritis meliputi :



  1. Pasien-pasien yang secara fisiologis tidak stabil dan
Mengobati Penyakit  Dengan Terapi Air Putih Mengobati Penyakit Dengan Terapi Air Putih

Berbagai penyakit ternyata mampu disembuhkan dengan terapi air putih, di antaranya adalah sakit kepala, sakit badan, jantung, arthritis, detak jantung cepat, epilepsi, kelebihan berat badan, asma bronchitis, penyakit ginjal dan urin, muntah-muntah, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, datang bulan lancar, dan penyakit telinga, hidung dan kerongkongan.


Jumlah hari yang

Waspada Diare Pada Anak ! Waspada Diare Pada Anak !

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar masyarakat Indonesia. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI pada tahun 2007, diare menduduki peringkat ke-13 penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare menduduki urutan ke-3 penyebab kematian setelah Pneumonia dan TBC. Dari data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare adalah balita dengan

Waspada Kanker Serviks Waspada Kanker Serviks

Data Globocan tahun 2012 menunjukkan ada 26 wanita di Indonesia yang meninggal setiap harinya karena kanker serviks. Ini artinya, setiap 1 jam, setidaknya seorang wanita meninggal karena kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV).


Ya, kanker serviks memang merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita wanita di Indonesia. Di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara dengan jumlah kasus kanker

Kontak

RSUD Gunung Jati CirebonJl. Kesambi No.56 Cirebon

Tentang Kami

Jujur, berani, profesional adalah pola sikap, pola pikir dan pola tindak yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan. Jujur dalam menjalankan tugas dan pekerjaan, tidak ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau golongan. Berani mengatakan yang sebenarnya dengan bijaksana dan tegas menegakkan aturan. Profesional sesuai dengan standar dan kode etik profesi masing-masing tenaga kesehatan.

Temukan Kami